Kisah Nabi Yunus AS Yang Ditelan Ikan Paus dan Hikmahnya

  • Bagikan
ikan paus
Nabi Yunus AS Salah satu utusan Allah SWT, ikan paus pernah menelan ke dalam perutnya abadikan dalam Quran surat Yunus dan surat Al Anbiyaa/Foto: Ilustrasi/Istimewa

JAKARTA, INDOtayang.COM– Nabi Yunus AS Salah satu utusan Allah di bumi, ikan paus pernah menelan ke dalam perutnya. Kisah Nabi Yunus ini pun oleh Allah SWT  abadikan  dalam Quran surat Yunus dan surat Al Anbiyaa.

Ada banyak hikmah dari kisah Nabi Yunus. Terlebih, kisah Nabi Yunus untuk anak banyak mengajarkan tentang kesabaran dan keimanan. Seperti apa kisah Nabi Yunus singkat?

Kala itu Allah SWT mengutus Nabi Yunus untuk menyampaikan wahyu di suatu daerah. Meminta Nabi Yunus untuk mengajak para penduduk di kota itu beriman dan meninggalkan berhala.

Namun, para penduduk kota itu menolak ajakan Nabi Yunus dan malah memilih untuk menyembah berhala serta sesat dalam kekafiran. Bahkan, mereka mengolok-olok Nabi Yunus AS.

Nabi Yunus pun marah kepada kaumnya karena tidak mau menerima petunjuk dari Allah. Maka, Allah SWT menurunkan wahyu kepada Nabi Yunus untuk disampaikan bahwa Allah akan memberikan azab kepada mereka.

Setelah menyampaikan wahyu itu, Nabi Yunus bergegas pergi dari daerah tersebut. Mengetahui kepergian Nabi Yunus, kaumnya pun meyakini bahwa Nabi Yunus merupakan utusan Allah. Mereka pun bertaubat dan menyesali perbuatan.

Melihat hal itu, Allah menghilangkan azab dari mereka dan memberikan kesenangan. Hal itu Allah firmankan dalam Quran surat Yunus ayat 98 yang berbunyi;

فَلَوْلَا كَانَتْ قَرْيَةٌ اٰمَنَتْ فَنَفَعَهَآ اِيْمَانُهَآ اِلَّا قَوْمَ يُوْنُسَۗ لَمَّآ اٰمَنُوْا كَشَفْنَا عَنْهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَمَتَّعْنٰهُمْ اِلٰى حِيْنٍ

Artinya: “Maka mengapa tidak ada (penduduk) suatu negeri pun yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Ketika mereka (kaum Yunus itu) beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai waktu tertentu”.

  • Bagikan