Dalam Islam Menganjurkan Jangan Tidur Setelah Makan

  • Bagikan
tidur
Jika Anda sering merasa ngantuk atau bahkan tidur usai makan, maka hilangkan kebiasaan itu. Kalau sulit, maka sebaiknya mulai menguranginya/Foto : Okezone/Istimewa

JAKARTA, INDOtayang.COM– Jika Anda sering merasa ngantuk atau bahkan tidur usai makan, maka sebaiknya mulai sekarang hilangkan kebiasaan itu. Kalau sulit, maka sebaiknya mulai menguranginya.

Dalam islam, ternyata, tidur usai makan memiliki keburukan yang sebaiknya menghindarinya.

Dalam kitab Adzkar karya Imam Nawawi menyebutkan sebuah hadis berkenaan dengan larangan tidur usai makan.

Larangan ini terdapat dalam bab terkait Makan dan Minum yang berisikan etika dan doa.

Kitab Adzkar ini juga merupakan kitab babon yang dalam Islam menggunakan terkait aturan hidup sehari-sehari, termasuk di dalamnya berisikan doa dan etika.

Dalam hadis Aisyah, istri Rasulullah meriwayatkan, menyebutkan tentang baiknya melakukan hal-hal usai makan.

Rasulullah SAW bersabda: Leburkan makanan kalian dengan zikir kepada Allah SWT dan salat. Dan janganlah kalian tidur terus setelah makan, akibatnya membuat hati kalian jadi keras (Ibnu Sinni).

Itulah alasan kenapa dalam islam, ada beberapa etika yang harus diperhatikan dan ternyata memiliki kebaikan bagi tubuh.

Tidur usai makan adalah salah satu yang baiknya menghindarinya.

Mengganti Tidur usai Makan dengan Aktivitas

Salah satu makna dari hadis terkait larangan terkait tidur usai makan adalah anjuran untuk melakukan aktivitas tertentu.

Aktivitas ini agar tubuh tidak tergerak untuk tidur atau jenis kemalasan lainnya. Memberikan jeda pada tubuh dengan aktivitas yang membuat tubuh senantiasa bergerak.

Rasulullah pun memberi saran, menggantikannya dengan aktivitas seperti salat maupun zikir.

Lewat salat, tubuh akan bergerak dan bisa jadi makanan akan terserap jadi energi untuk aktivitas. Bukan membiarkanmya menumpuk dan akhirnya jadi tidak baik bagi tubuh.

Itulah kenapa, persoalan makan menjadi salah satu yang krusial dan sering oleh ulama-ulama ajarkan agar senantiasa memperhatikannya, khususnya terkait cara makan dan kehalalan makanan tersebut.

Termasuk beberapa etika dalam makan, seperti larangan tidak tidur setelahnya karena banyaknya mudharat (keburukan) di dalamnya. Wallahu a’lam.(One)

Sumber : kompastv

  • Bagikan